Menu Click to open Menus
Home » Artikel » Isi Buku » Bag 2 : Pasangan Suami Istri » Pemahaman Tentang Diri dan Jodoh Anda

Pemahaman Tentang Diri dan Jodoh Anda

(111 Views) July 29, 2017 4:25 pm | Published by | No comment

Anda dan pasangan bisa menjadi sumber berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan pernikahan dan rumah tangga Anda.

Bahkan, boleh jadi, sebagaian besar masalah yang muncul dalam kehidupan rumah tangga Anda, memang disebabkan oleh Anda berdua, bukan dari mana-mana.

Munculnya masalah dari Anda berdua bisa disebabkan oleh banyak hal, yang terutama bersumber dari tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan sehari-hari tentang beberapa point penting terkait perjodohan, pernikahan, serta hak dan kewajiban sebagai suami istri.

Dengan mengetahui, memahami, dan berupaya untuk melakukannyalah, kehidupan suami istri Anda bisa selalu terjaga, harmonis, bahagia, dan abadi sampai akhir hayat.

Meskipun dalam perjalanan selanjutnya memang tidak akan selalu berlangsung mulus tanpa hambatan, akan tetapi pengetahuan dan pemahaman tersebut setidaknya bisa menjadi salah satu pegangan dalam menghadapi hambatan-hambatan tersebut.

Oleh karena itu, untuk mencegah munculnya permasalahan dari Anda sendiri maupun pasangan Anda, berikut akan dibahas secara rinci mengenai berbagai hal yang perlu diketahui dan lakukan sebagai pasangan suami istri.

Jodoh Anda

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (Q.S An Nuur, 24:26).

Anda paham bukan dengan kutipan ayat suci di atas ? Jadi, Anda tidak perlu lagi bertanya-tanya tentang seperti apa jodoh Anda karena semua jawabannya adalah diri Anda sendiri. Jika Anda orang baik, maka jodoh Anda pasti orang baik pula, dan sebaliknya tentu.

Ini penting untuk disadari dari awal sehingga tidak menimbulkan masalah berkelanjutan. Maksud saya, penting bagi diri Anda untuk berintrospeksi diri terlebih dahulu sebelum memberikan vonis kurang baik terhadap jodoh Anda yang kini telah menjadi pasangan hidup Anda.

Kalaupun dalam beberapa kasus kadang ada yang bercanda : “Engkau (istri) adalah anugerah bagiku” dan “Engkau (suami) adalah musibah bagiku”, itu tentu tidak lantas harus menjadikan Anda ikut-ikutan menjadi musibah.

Maksudnya, kalaupun kebetulan pada awal pernikahan Anda merasakan bahwa pasangan Anda tidak sebaik Anda, hal tersebut hendaknya tidak menjadikan Anda berubah menjadi kurang baik seperti pasangan Anda itu.

Tetap bepegang teguh menjadi orang baik, maka insya Allah pasangan Andapun akan turut berubah menjadi pasangan sebaik Anda. Bukankah Allah tidak akan pernah mengingkari janji-Nya?

Saya kira jika Anda mau melihat sekeliling Anda, mengamati pasangan suami istri yang baru saja menikah, tidak jarang ditemukan seorang wanita baik-baik menikah dengan pria pemabuk atau berperilaku buruk.

Namun karena sang istri tetap teguh dengan kebenaran, perlahan namun pasti suaminya berubah menjadi seorang suami yang baik dan penuh tanggung jawab dan meninggalkan keburukannya dengan total.

Pada kasus lain, karena sang istri tidak sabar menghadapi keburukan suaminya, sehingga ia ikut terpancing, maka justeru sang istrilah yang berubah menjadi buruk.

Artinya, diantara pasangan suami istri itu akan selalu terjadi proses saling mempengaruhi, yang akan membawa pasangan itu menjadi orang-orang baik atau sebaliknya.

Dengan demikian, selama Anda berpegang teguh pada kebenaran, selama Anda tidak terpengaruh atau terpancing oleh keburukan pasangan Anda, disertai dengan memohon pertolongan Allah SWT, maka sudah bisa dipastikan, Andalah yang akan menang dan pasangan Anda akan berubah menjadi jauh lebih baik. Saya yakin, jika Anda telah cukup lama membina hubungan rumah tangga, Anda pasti bisa merasaknnya.

Oleh karena itu, setelah Anda paham bahwa jodoh Anda pada akhirnya akan menjadi cerminan diri Anda, tentu tidak akan terlalu sulit untuk menjadikan pasangan Anda seperti orang yang Anda harapkan.

Jika Anda ingin pasangan Anda orang yang saleh, pastikan Anda harus saleh terlebih dahulu. Jika Anda ingin pasangan Anda orang yang baik pastikan Andapun menjadi orang yang baik. Jika Anda ingin pasangan Anda orang yang tidak egois, penuh pengertian, lemah lembut, penuh kasih sayang, maka pastikan Andapun seperti itu.

Save

Save

Save

No comment for Pemahaman Tentang Diri dan Jodoh Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *