Menu Click to open Menus
Home » Inspirasi & Motivasi » Kisah Inspiratif Tentang Pengorbanan Seorang Ibu : 7 “Kebohongan” Ibuku…

Kisah Inspiratif Tentang Pengorbanan Seorang Ibu : 7 “Kebohongan” Ibuku…

(74 Views) October 9, 2018 6:40 am | Published by | No comment

Inilah sebuah kisah inspiratif tentang pengorbanan seorang ibu yang berjudul : 7 “Kebohongan” Ibuku…” yang mudah-mudahan menjadikan kita semakin mencintai ibu.*

Cerita dimulai ketika aku masih kecil.

Aku adalah anak yatim dari sebuah keluarga miskin yang tinggal di sebuah desa. Kami bahkan tidak memiliki cukup makanan.

Setiap kali waktu makan tiba, ibu sering memberikan bagian nasinya. Sambil menuangkan nasi ke piringku, beliau akan berkata “Makanlah nak, ibu tidak lapar.”

Ketika aku mulai tumbuh, ibuku yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di sungai dekat rumah, ibu berharap bisa menangkap ikan sehingga beliau bisa memberiku sedikit makanan bergizi untuk petumbuhanku.

Setelah memancing, beliau akan menggoreng ikan itu dan memberikannya untuku.

Sewaktu aku memakannya, ibu duduk di sampingku dan hanya memakan sisa-sia daging ikan yang menempel pada tulang ikan yang aku makan. Dan ketika aku akan membagi ikan itu kepadanya, beliau segera menolak dan berkata, “Makanlah ikan ini nak, ibu tidak begitu suka ikan…”

Ketika aku mulai masuk SMP, untuk membiayai sekolahku, waktu malam selalu ibu gunakan untuk membuat barang-barang dari anyaman bambu untuk dijual esok hari.

Sering aku bangun dari tidurku dan melihat ibuku yang masih terjaga, ditemani cahaya lampu minyak tanah yang tidak begitu terang. Dan ketika aku berkata, “Ibu, tidurlah, sudah malam, besok pagi ibu kan masih harus ke ladang.”

Ibu hanya akan tersenyum dan berkata, “Pergilah tidur, sayang. Aku belum ngantuk.”

Melihat kondisi ekonomi keluarga kami yang menyedihkan, tetangga kami sering menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tapi ibu keras kepala dan tidak mau mendengar nasihat mereka, beliau hanya berkata, “Aku tidak butuh lagi pendamping…”

Ketika aku menyelesaikan sekolah menengah dan mendapat pekerjaan, aku berharap itu adalah waktu bagi ibuku untuk istirahat.

Tapi beliau dia tidak mau, dia akan pergi ke pasar setiap pagi, hanya untuk menjual beberapa ikat sayuran untuk memenuhi kebutuhannya.

Aku, yang bekerja di kota lain, sering mengirimi beliau sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhannya, tapi kemudian beliau sering memprotes, “Nak, tidak usah lagi mengirimi uang, Ibu juga punya cukup uang.”

Ketika aku meraih gelar sarjana, aku melanjutkan pendidikan Magister yang didanai oleh program beasiswa perusahaan dari sebuah Universitas terkenal di Amerika, akhirnya aku bekerja pada perusahaan itu.

Dengan gaji yang sangat besar, aku berniat untuk membawa ibuku untuk menikmati hidupnya di Amerika. Tapi ibuku tercinta tidak ingin mengganggu anaknya. Beliau berkata, “Ibu tidak ingin bepergian ke luar negeri nak”.

Pada usia tua nya, ibu terkena kanker perut dan harus dirawat di rumah sakit. Aku yang terpisah ribuan mil jauhnya, di seberang lautan, pulang ke rumah untuk mengunjungi ibuku tercinta. Dia terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi.

Ibu, yang tampak sangat tua, menatapku dan terlihat berpikir dalam. Dia mencoba menyunggingkan senyum di wajahnya … walaupun itu tidak berhasil karena sedemikian lemah tubuhnya.

Sungguh, dia tampak begitu rapuh dan lemah. Aku menatap ibuku dengan air mata yang tiada henti mengalir.

Hatiku terluka … sangat terluka, melihat ibuku dalam kondisi seperti itu. Tetapi ibu dengan sisa-sisa kekuatannya berkata lirih, “Jangan menangis Nak, Ibu hanya sedikit lelah…”.

Setelah mengatakan “kebohongan” terakhirnya itu, Ibuku tercinta menutup mata untuk selama-lamanya !

***

Muliakanlah Ibumu sebelum kamu menyesalinya seumur hidup karena tidak dapat melakukan apapun setelah dia tiada!

Demikianlah, semoga kisah inspiratif tentang pengorbanan seorang ibu ini menjadikan kita semakin menyayangi dan mencintai Ibu.

Simak juga : Hadiah yang Berharga Untuk Orang Tua Sekaligus Menjadi Lahan Usaha Bagi Anda.

No comment for Kisah Inspiratif Tentang Pengorbanan Seorang Ibu : 7 “Kebohongan” Ibuku…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *