Menu Click to open Menus
Home » Kesehatan » Mewaspadai Penyakit Campak Pada Balita, Cara Mencegah dan Mengobatinya Dengan Aman Tanpa Efek Samping

Mewaspadai Penyakit Campak Pada Balita, Cara Mencegah dan Mengobatinya Dengan Aman Tanpa Efek Samping

(7 Views) October 8, 2018 10:38 pm | Published by | No comment

Penyakit campak (Rubeola, campak 9 hari, Measles), merupakan salah satu penyakit menular yang dapat terjadi pada balita sehingga perlu diwaspadai. Cara mencegah dan mengobatinya bisa dilakukan dengan aman dan tanpa efek samping menalalui beberapa alternatif.

Penyakit campak merupakan penyakit menular yang bisa uncul kapanpun tanpa ada waktu atau musim tertentu.

Meskipun penularan penyakit ini hanya akan terjadi sekali seumur hidup, namun tetap harus dilakukan antisipasi agar balita tidak sampai mengalami komplikasi. Bila waktu kecil anak sudah pernah terkena campak maka setelah itu biasanya dia tidak akan terkena lagi.

Di banyak kalangan masyarakt, penyakit campak biasa juga disebut dengan istilah tampek, penyakit ini memang sangat mudah menular. Virus campak dapat hidup dan menyebar melalui udara.

Dalam istilah asing penyakit ini disebut dengan measle, yang disebabkan oleh virus campak atau morbili atau measles virus (MV) dari family Paramyxovirus.

Gejala

Gejala yang biasanya muncul dari penyakit campak pada balita, diantaranya :

  • Biasanya akan diawali dengan flu berat, batuk keras, dan mata berair.
  • AKan muncul bercak putih di mulut (bintik Koplik) sebagai tanda awalnya.
  • Anak akan merasa tidak nyaman, demam tinggi, dan sulit melihat cahaya terang.
  • Ruam akan muncul pada hari ketiga atau keempat, biasanya di belakang telinga, dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.
  • Bintik-bintik akan memerah dan semakin banyak, tapi tidak gatal.

Penyakit ini biasanya berlangsung sekitar seminggu.

Campak sangat menular dan berpotensi menjadi penyakit virus serius, tapi biasanya jarang terjadi karena pada umumnya anak sudah mendapat suntikan MMR pada usia 12 – 15 bulan.

Penyakit ini sangat menular sejak beberapa hari sebelum muncul ruam sampai lima hari setelah ruam lenyap.

Pengobatan & perawatan

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan pengobatan dan perawatan penyakit campak pada balita, diantaranya :

  • Kunjungi dokter. Tak perlu membawa anak ke dokter karena kemungkinan dapat menularkan anak lain.
  • Berikan banyak minum (air yang dapat meredakan batuk).
  • Berikan parasetamol khusus bayi (cek usia yang dianjurkan pada kemasan) untuk menurunkan suhu tubuh.
  • Gunakan madu atau pelembab untuk melindungi kulit di sekitar bibir.
  • Basuh kerak pada pinggir mata, dan gelapkan kamar bila cahaya mengganggunya.
  • Karena penyakit ini berasal dari virus, dapat diobati dengan antibiotik, tapi dokter Anda mungkin memberinya untuk infeksi sekunder.

Komplikasi

Komplikasi yang dapat timbul dari penyakit campak, diantaranya :

  • Infeksi telinga dan paru-paru, muntah dan diare dapat terjadi dua hari setelah ruam muncul.
  • Penyakit ini juga berisiko kecil menyebabkan pneumonia atau ensefasilitis, gangguan pada paru-paru atau telinga.

Pencegahan

  • Lakukan imunisasi campak pada anak. Memang tidak dijamin 100%, tapi kalaupun sampai terjangkit virus campak, maka kondisinya tidak terlalu parah.
  • Imunisasi bisa dilakukan dua kali. Pertama di usia 9 bulan, usia ini dipilih karena antibodi bayi yang berasal dari ibunya lewat plasenta sudah semakin menurun sehingga butuh antibodi tambahan lewat imunisasi.
  • Agar kekebalan tubuh anak semakin baik maka pemberian vaksinasi campak diulang di usia 15 bulan dengan imunisasi MMR (Measles, Mumps and Rubella).

Sebagai informasi tambahan, ketika di sekitar tempat tinggal Anda ada balita terkena campak, ataupun pada balita Anda sudah mulai terlihat gejala campak, baiknya segera berikan minum air Milagros untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuhnya ataupun mempercepat proses penyembuhannya.

Air Milagros aman untuk siapapun termasuk balita, tanpa efek samping, dan direkomendasikan penggunaanya oleh dokter. KLIK DISINI untuk info lengkapnya.

Demikian artikel tentnag mewaspadai penyakit campak pada balita, cara mencegah dan mengobatinya dengan aman tanpa efek samping ini disampaikan. Semoga bermanfaat.

No comment for Mewaspadai Penyakit Campak Pada Balita, Cara Mencegah dan Mengobatinya Dengan Aman Tanpa Efek Samping

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *