Menu Click to open Menus
Home » Anak » Pola Asuh Laissez Faire, Memberikan Kebebasan Tanpa Batas Pada Anak

Pola Asuh Laissez Faire, Memberikan Kebebasan Tanpa Batas Pada Anak

(39 Views) June 22, 2019 4:08 am | Published by | No comment

Pola Asuh Laissez Faire, Memberikan Kebebasan Tanpa Batas Pada Anak – Kata laissez faire berasal dari Bahasa Perancis yang berarti membiarkan (leave alone). Dalam istilah pendidikan, laissez faire adalah suatu sistim di mana si pendidik menganut kebijaksanaan non intereference (tidak turut campur).

Pola asuhan ini ditandai dengan adanya kebebasan tanpa batas pada anak untuk berperilaku sesuai dengan keinginannya sendiri.

Orang tua tidak pernah memberi aturan dan pengarahan kepada anak. Semua keputusan diserahkan kepada anak tanpa pertimbangan orang tua. Anak tidak tahu apakah prilakunya benar atau salah karena orang tua tidak pernah membenarkan ataupun menyalahkan anak.

Akibatnya anak akan berprilaku sesuai dengan keinginanya sendiri, tidak peduli apakah hal itu sesuai dengan norma masyarakat atau tidak. Pada pola asuh ini anak dipandang sebagai makhluk hidup yang berpribadi bebas.

Anak adalah subjek yang dapat bertindak dan berbuat menurut hati nuraninya. Orang tua membiarkan anaknya mencari dan menentukan sendiri apa yang diinginkannya. Kebebasan sepenuhnya diberikan kepada anak.

Orang tua seperti ini cenderung kurang perhatian dan acuh tak acuh terhadap anaknya. Metode pengelolaan anak ini cenderung membuahkan anak-anak nakal yang manja, lemah, tergantung dan bersifat kekanak-kanakan secara emosional.

Seorang anak yang belum pernah diajar untuk mentoleransi frustasi, karena ia diperlakukan terlalu baik oleh orang tuanya, akan menemukan banyak masalah ketika dewasa. Dalam perkawinan dan pekerjaan, anak-anak yang manja tersebut mengharapkan orang lain untuk membuat penyesuaian terhadap tingkah laku mereka.

Ketika mereka kecewa mereka menjadi gusar, penuh kebencian, dan bahkan marah-marah. Pandangan orang lain jarang sekali dipertimbangkan. Hanya pandangan mereka yang mereka anggap berguna. Kesukaran-kesukaran yang terpendam antara pandangan suami istri atau kawan sekerja akan terlihat nyata.

Adapun ciri pola asuh laissez faire diantaranya :
• Membiarkan anak bertindak sendiri tanpa memonitor dan membimbingnya.
• Mendidik anak acuh tak acuh, bersikap pasif dan masa bodoh.
• Mengutanakan kebutuhan material saja.
• Membiarkan saja apa yang dilakukan anak (terlalu memberikan kebebasan untuk mengatur diri sendiri tanpa ada peraturan-peraturan dan norma-norma yang digariskan orang tua).
• Kurang sekali keakraban dan hubungan yang hangat dalam keluarga.

Selain pola asuh laissez faire, masih ada pula model pola asuh lain yang dikemukakan oleh para ahli. Selengkapnya bisa dibaca pada artikel yang berjudul : “Pola Asuh Orang Tua Menurut Pendapat Beberapa Ahli”.

[Manfaat Milagros Bagi Anak-anak dan Balita]

Demikian uraian mengenai pola asuh laissez faire yang memberikan kebebasan tanpa batas pada anak yang nampaknya kurang cocok untuk dilakukan para orang tua.

Bagikan

No comment for Pola Asuh Laissez Faire, Memberikan Kebebasan Tanpa Batas Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *